Anwarudin, Khoerul (2014) IMPLIKASI KEBIJAKAN EKONOMI KHALIFAH UMAR IBN KHATTAB TERHADAP KEBIJAKAN EKONOMI MASA KINI. Bachelor thesis, Institut Agama Islam Sahid Bogor.
|
Text
Khoerul Anwarudin(MBS).pdf Download (49MB) | Preview |
Abstract
Pada dasawarsa 1970-an dan 1980-an dimulai kajian-kajian ilmiah tentang ekonomi dan keuangan Islam di Timur Tengah serta negara-negara Muslim lainnya, yang berbuah dengan berdirinya Islamic Development Bank dan bank-bank, instansi-instansi lainnya yang berlabel Islam. Padahal, lingkup ekonomi Islam itu jauh lebih luas dari sekedar keuangan Islam. Penulis sependapat dengan Taqyuddin An-Nabhani, bahwa generasi umat Islam telah terpesona dengan pemikiran Kapitalis, karena melihat keberhasilarurya, tanpa memahami betul realitas pemikirannya, bahkan sampai pada perasaan Inferior (rendah diri) terhadap kemampuan Islam untuk melahirkan solusi-solusi. Tujuan skripsi ini adalah mengkaji cara pandang, ijtihad, serta kebijakan yang dilakukan Umar ibn Khattab dalam menangani permasalahan ekonomi di masa pemerintahannya dan menjadikannya satu kontribusi dan perlimbangan dalam menangani permasalahan ekonomi dewasa ini. Penelitian ini merupakan penelitian literatur (Library Reseach) dengan pendekatan sejarah, dan mengumpulkan ata-data dari bahan primer, yaitu buku-buku yang menyangkut tentang kebijakan Umar Ibn Khattab dan data-data sekunder yaitu buku-buku penunjang yang relevan. Tahapan penelitian ini adalah analisis teks atau fenomena ke dalam komponennya, pengelompokan pemyataan dan perbuatan yang sama ke dalam satu komponen, identifikasi aturan yang menyatukan beragam kategori, identifikasi aturan universal yang membangun pemyataan dan inter-relasi aksi, dan sistematika aturan yang diperoleh melalui prosedur teks atau aksi. Temuan dari skripsi ini, yaitu bahwa pada masa kekhalifahannya, Umar Ibn Khattab telah membuat peraturan yang diperlukan dan mengambil setiap langkah yang memungkinkan dilakukan untuk menjamin bahwa tak seorang pun dibiarkan dalam kelaparan, tanpa sandang maupun tempat tinggal di negara Islam, termasuk orang cacat, tidak berdaya karena sakit, lanjut usia, janda, pengangguran, orang yang tidak mampu, orang-orang yang memerlukan bantuan tanpa memandang kasta, warna kulit, atau kepercayaan diberi bantuan keuangan dari Bairul Maal. Kebijakan-kebijakan Umar Ibn Khattab tersebut dapat implikasikan dalam ekonomi sekarang, seperti larangan menjual harta orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, intelensi pemerintah terhadap pasar, larangan penimbunan harta, menghidupkan lahan mati, batas kepemilikan tanah, tentang barang temuan, harta yang halal bagi pemerintah, dan kriteria-kriteria orang yang berhak diprioritaskan untuk memangku dan memegang amanah pemerintahan. Kata Kunci : Kebijakan Ekonomi, Khalifah, Intelensi Pemerintah, Baitul Maal
Item Type: | Thesis (Bachelor) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
|||||||||
Subjects: | 550 Ilmu Ekonomi > 560 Ilmu Ekonomi > 563 Ekonomi Syariah 550 Ilmu Ekonomi > 570 Ilmu Manajemen > 572 Manajemen Syariah |
|||||||||
Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Bisnis Syariah | |||||||||
Depositing User: | hirawan hirawan | |||||||||
Date Deposited: | 11 Jan 2024 04:34 | |||||||||
Last Modified: | 11 Jan 2024 04:34 | |||||||||
URI: | http://repository.inais.ac.id/id/eprint/286 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |