Sutisna, Asep (2014) Relevansi Konsep Uang Ibnu Khaldunterhadap Kebijakan Moneter Indonesia. Bachelor thesis, Institut Agama Islam Sahid Bogor.
|
Text
Asep Sutisna(MBS).pdf Download (35MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh wacana pentingnya peran uang dalam perekonomian. Uang menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi. Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan dolar sebagai standar nilai uang karena kedudukan dolar dinilai kuat oleh hampir seluruh negara di dunia. Namun pada kenyataannya keberadaan dollar yang tidak dijamin dengan apapun kerap mengalami perubahan (berfluktuasi) dan secara langsung akan mempengaruhi negara-negara yang mengacu kepada dolar, termasuk Indonesia. Ibnu Khaldun, sebagai salah satu dari ilmurvan muslim yang membahas mengenai uang dalam perekonomian, yang dipilih untuk ditclaah pemikirannya oleh penyusun. Ibnu Khaldun adalah seorang ilmuwan muslim yang muslim pada masa kemunduran Islam dan ia terlibat aktif dalam dunia pemerinlahan (751-808 H/l350-1406 M). Adapun penelitian ini ditujukan untuk membahas beberapa permasalahan yang kemudian dipilih sebagai rumusan masalah, yaitu latar belakang munculnya pemikiran Ibnu Khaldun tentang Uang dan Relevansi konsep tersebut terhadap Kebijakan Moneter Indonesia. Peneiitian ini menggunakan desain studi pustaka (Library Research) dengan pendekatan historis dan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipilih adalah teknik dokumentasi, yakni teknik pengumpulan data dengan cara mengkaji litaratur yang relevan dengan judul yang telah dipilih. Dalam tahap analisis digunakan teknik content analysis dan dipadukan dengan metode kesinambungan historis untuk menjawab rumusan masalah yang diajukan. Tahap analisis data melalui tahapan analisis linguistik dan analisis konsep. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa : Pertama, munculnya konsep uang Ibnu Khaldun dan sistem moneter dalam perekonomian dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi dan politik yang dialami semasa Ibnu Khaldun hidup. Sejarah menyebutkan bahwa Muqaddirnah Ibnu Khaldun ditulis berdasarkan hasil pemikirarrnya yang dipatiukan dengan pengalaman hidup yang dialaminya; Kedua, konsep Ibnu Khaldun tersebut relevan jika diterapkan dalam sistem moneter di Indonesia. Hal ini didasarkarr pada kondisi riil yang dihadapi Indonesia, yang mana saat ini menggunakan uang hampa. padahal keberadaannya yang sekarang ini telah terbukti menimbulkan krisis berkali-kali, maka bukan suatu hal yang mustahil jika uang emas dan perak dijadikan sebagai standar nilai uang. Kata Kunci : Content Analysis, kebijakan moneter, historis
Item Type: | Thesis (Bachelor) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
|||||||||
Subjects: | 550 Ilmu Ekonomi > 560 Ilmu Ekonomi > 563 Ekonomi Syariah 550 Ilmu Ekonomi > 570 Ilmu Manajemen > 572 Manajemen Syariah |
|||||||||
Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Bisnis Syariah | |||||||||
Depositing User: | hirawan hirawan | |||||||||
Date Deposited: | 14 Nov 2023 05:11 | |||||||||
Last Modified: | 14 Nov 2023 05:11 | |||||||||
URI: | http://repository.inais.ac.id/id/eprint/186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |